
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa (19/8) mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemungkinan akan berlangsung dalam dua pekan ke depan.
Dalam sebuah wawancara dengan saluran berita LCI, Macron menyebutkan bahwa Putin, yang telah melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (18/8), menyatakan kesediaannya untuk bertemu Zelensky dalam jangka waktu tersebut.
“Kami telah memutuskan untuk menggelar pertemuan bilateral antara kedua presiden, kemudian pertemuan trilateral (dengan Trump), dan selanjutnya pertemuan multilateral di mana para pemimpin negara-negara Eropa harus hadir di meja perundingan,” ujar Macron.
Presiden Prancis itu menambahkan bahwa pertemuan semacam itu seharusnya diselenggarakan di Eropa, sebagai cerminan dari “kehendak bersama” dari para pemimpin Eropa.
Berbeda dengan pertemuan mereka pada 2019 lalu di Prancis, Macron mengusulkan agar pertemuan mendatang dapat digelar di negara netral, seperti Swiss atau Turkiye, yang sebelumnya pernah menjadi lokasi perundingan bilateral antara Rusia dan Ukraina.