
Menurut otoritas dan militer Republik Demokratik (RD) Kongo, lebih dari 50 warga sipil dilaporkan tewas pada Kamis (14/8) hingga Minggu (17/8) dalam serangkaian serangan di wilayah Lubero dan Beni, Kivu Utara.
Pemberontak Pasukan Demokratik Sekutu (Allied Democratic Forces/ADF) dituding sebagai pihak di balik serangan tersebut.

Seorang tentara terlihat berjaga di Oicha di Wilayah Beni, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik (RD) Kongo, pada 17 Agustus 2025. (Xinhua/Str).