KPK Ungkap Alasan Hentikan Penyidikan Kasus Izin Tambang di Konawe Utara

KPK Ungkap Alasan Hentikan Penyidikan Kasus Izin Tambang di Konawe Utara

KPK Ungkap Alasan Hentikan Penyidikan Kasus Izin Tambang di Konawe Utara

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan alasan Lembaga Antirasuah menyetop penyidikan kasus dugaan korupsi izin tambang di Konawe Utara. Menurutnya, pada perkara yang terjadi tahun 2009 itu tidak ditemukan alat bukti yang cukup. 

1. Hentikan Penyidikan

“Setelah dilakukan pendalaman pada tahap penyidikan tidak ditemukan kecukupan bukti,” kata Budi dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (27/12/2025). 

KPK kemudian menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas perkara tersebut. Menurutnya, hal itu demi kepastian hukum atas pihak yang diduga terlibat. 

“KPK menerbitkan SP3 untuk memberikan kepastian hukum kepada pihak-pihak terkait,” ujarnya. 

Di sisi lain, KPK terbuka jika terdapat masyarakat yang mengetahui informasi perihal dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud. 

“Kami terbuka, jika masyarakat memiliki kebaruan informasi yang terkait dengan perkara ini untuk dapat menyampaikannya kepada KPK,” ucapnya. 

Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan Aswad sebagai tersangka pada 3 Oktober 2017. Aswad Sulaiman selaku Bupati Konawe Utara periode 2007-2009 dan 2011-2016 diduga telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Aswad Sulaiman disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

16 Alat Berat Dikirim dari Pelabuhan Kolinlamil Bantu Percepatan Pemulihan Aceh

16 Alat Berat Dikirim dari Pelabuhan Kolinlamil Bantu Percepatan Pemulihan Aceh

16 Alat Berat Dikirim dari Pelabuhan Kolinlamil Bantu Percepatan Pemulihan Aceh

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, korban meninggal dalam bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mencapai 1.112 orang.  BNPB juga mencatat 176 orang masih dinyatakan hilang.

Pemerintah terus mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera. Berbagai bantuan dan perhatian telah diberikan kepada korban bencana. Selain pemerintah, bantuan juga dari pihak swasta untuk pemulihan usai bencana.

PT Jhonlin Group pimpinan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mengirimkan 16 unit alat berat berupa 13 eskavator dan 3 truk untuk membantu percepatan penanganan pasca bencana banjir di Aceh.

Enam WNI Ditangkap Polisi Singapura Usai Masuk Ilegal Lewat Jalur Laut

Enam WNI Ditangkap Polisi Singapura Usai Masuk Ilegal Lewat Jalur Laut

Penangkapan WNI di Singapura

Sebanyak enam Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat Police Coast Guard Singapura, karena diduga masuk ke wilayah Singapura secara ilegal atau tidak sah melalui jalur laut.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, membenarkan informasi tersebut dan memastikan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Singapore Police Force (SPF) terkait penangkapan enam WNI tersebut.

Kemlu menyebut, keenam WNI itu diduga masuk ke Singapura secara tidak sah melalui jalur laut pada 21 Desember 2025.

“Berdasarkan informasi awal, aparat Police Coast Guard Singapura mendeteksi sebuah perahu kayu di perairan sekitar Tanah Merah pada dini hari dan mengamankan enam pria berusia 23 hingga 29 tahun,” tulis Kemlu, Senin (22/12/2025).

Ladangtoto

Jelang Nataru, Polri Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

Jelang Nataru, Polri Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

Polri Antisipasi Cuaca Ekstrem

Polri mewaspadai prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta potensi terjadinya bencana alam hidrometeorologi selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Astamaops Kapolri, Komjen Mohammad Fadil Imran mengungkapkan bahwa, terkait prakiraan cuaca BMKG, telah dibentuk posko bersama yang dikomandoi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

“Dan kami sudah menerima serta membagikan seluruh informasi terkait prakiraan cuaca yang dapat dipantau secara real-time, sehingga jajaran, termasuk saat pelaksanaan Lat Praops, dapat menindaklanjutinya,” kata Fadil saat apel gelar pasukan Operasi Lilin di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, informasi prakiraan cuaca tersebut telah disampaikan kepada seluruh jajaran, baik untuk masyarakat yang melakukan perjalanan darat, menggunakan angkutan laut, maupun angkutan udara.

“Kami sudah sampaikan terkait prakiraan cuaca bagi yang melaksanakan perjalanan darat, kemudian bagi pengguna angkutan laut, serta bagi masyarakat yang bepergian menggunakan angkutan udara,” ujarnya.

Cegah Penyakit, Polisi dan Warga Bangun MCK di Lokasi Bencana Aceh Tamiang 

Cegah Penyakit, Polisi dan Warga Bangun MCK di Lokasi Bencana Aceh Tamiang 

Polisi dan Warga Bangun MCK di Lokasi Bencana (foto: dok ist)

Personel Satuan Tugas (Satgas) Aman Nusa II Polda Aceh dan warga membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (mck) di bawah Jembatan Kuala Simpang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Perwira pengendali di lapangan IPDA Heri Yulizar menjelaskan, bahwa pembangunan MCK umum ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi yang layak.

Hal ini juga untuk mencegah masyarakat terjangkit penyakit usai terjadinya bencana alam. Diharapkan fasilitas ini bisa meringankan beban warga yang terdampak. 

“Pembangunan MCK umum ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Brimob terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga di sekitar Kuala Simpang,” kata Heri kepada awak media, Kamis (18/12/2025).

Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan dan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Pembuatan MCK ini disambut positif oleh masyarakat setempat, yang merasakan langsung manfaat dari pembangunan fasilitas umum tersebut.

Penuhi Panggilan KPK soal Kuota Haji, Gus Yaqut: Saya Masuk Dulu Ya

Penuhi Panggilan KPK soal Kuota Haji, Gus Yaqut: Saya Masuk Dulu Ya

Mantan Menteri Agama Gus Yaqut tiba di Gedung KPK

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (16/12/2025).

Kedatangan Gus Yaqut untuk memenuhi panggilan tim penyidik lembaga antirasuah terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 11.42 WIB dengan didampingi sejumlah orang.

Ia terlihat mengenakan kemeja berwarna cokelat dan peci hitam.

Peristiwa 14 Desember: Uni Soviet Dikeluarkan LBB hingga Tragedi Penembakan di Sekolah AS

Peristiwa 14 Desember: Uni Soviet Dikeluarkan LBB hingga Tragedi Penembakan di Sekolah AS

Kasus Penembakan (foto: freepik)

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada tanggal 14 Desember. Salah satunya adalah dikeluarkannya Uni Soviet dari Liga Bangsa-Bangsa (LBB). Selain itu, dunia juga dikejutkan oleh tragedi penembakan mematikan di sebuah sekolah dasar di Connecticut, Amerika Serikat, yang menewaskan 26 orang, termasuk 20 anak-anak.

Berikut sejumlah peristiwa penting yang tercatat terjadi pada 14 Desember:

1. Uni Soviet Dikeluarkan dari Liga Bangsa-Bangsa – 1939

Perang Musim Dingin, yang juga dikenal sebagai Perang Soviet–Finlandia atau Perang Rusia–Finlandia, dimulai ketika Uni Soviet di bawah kepemimpinan Joseph Stalin menyerang Finlandia pada 30 November 1939. Perang ini terjadi tiga bulan setelah invasi Jerman ke Polandia yang memicu Perang Dunia II.

Akibat serangan yang dianggap ilegal tersebut, Uni Soviet dikeluarkan dari Liga Bangsa-Bangsa pada 14 Desember 1939.

2. Lukisan Mona Lisa Dihargai 100 Juta Dolar AS – 1962

Mona Lisa merupakan lukisan minyak di atas papan kayu poplar karya Leonardo da Vinci yang dibuat pada abad ke-16. Lukisan ini dianggap sebagai salah satu karya seni paling terkenal di dunia dan telah menjadi pusat perhatian, studi, mitologi, serta parodi.

Kadobet Daftar

Seskab Teddy Beberkan Hasil Lengkap Kunjungan Prabowo ke Pakistan dan Rusia

Seskab Teddy Beberkan Hasil Lengkap Kunjungan Prabowo ke Pakistan dan Rusia

Seskab Teddy

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia, setelah sebelumnya mengunjungi wilayah terdampak bencana di Aceh.

“Setelah mengunjungi langsung Kabupaten Aceh Birun dan menginap di Banda Aceh beberapa hari lalu, hari ini Bapak Presiden telah selesai melaksanakan kunjungan di Pakistan dan Rusia. Di Islamabad, Bapak Presiden dijemput langsung oleh Presiden dan Perdana Menteri Pakistan,” ujar Seskab Teddy, Jumat (12/12/2025).

Menurut Teddy, Prabowo menghadiri sejumlah pertemuan penting dan menghasilkan tujuh perjanjian kerja sama strategis.

“Presiden melaksanakan beberapa pertemuan singkat namun penting. Intinya, ada tujuh perjanjian yang disepakati, antara lain di bidang kesehatan, pertanian, perdagangan, ekonomi, riset, sains, dan teknologi,” jelasnya.

Teddy menambahkan, bahwa Prabowo menaruh perhatian besar pada pemenuhan kebutuhan tenaga medis di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan Indonesia kekurangan sekitar 150.000 dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi.

“Karena itu beliau ingin segera membangun puluhan fakultas kedokteran baru. Targetnya, setiap provinsi memiliki fakultas kedokteran,” katanya.

Trump Beri Zelensky Batas Waktu Tanggapi Rencana Perdamaian AS

Trump Beri Zelensky Batas Waktu Tanggapi Rencana Perdamaian AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih.

 Utusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tenggat waktu baru untuk menanggapi rencana perdamaian yang diusulkan Washington, menurut beberapa pejabat yang tidak disebutkan namanya kepada Financial Times. Menurut sumber tersebut, Zelensky hanya punya waktu “beberapa hari” untuk memberi tanggapan, meskipun ia bersikeras tidak akan menerima kesepakatan terkait penyerahan wilayah Ukraina.

FT melaporkan bahwa Trump berharap dapat menyelesaikan kesepakatan sebelum Natal, sebuah tenggat waktu yang kini tampak semakin tidak realistis.

Dalam sebuah unggahan di X setelah pertemuan dengan para pemimpin Eropa dan NATO, Zelensky mengisyaratkan bahwa ia akan mengirimkan proposal yang direvisi, dipimpin Ukraina, kepada Gedung Putih. “Kami berkomitmen untuk perdamaian sejati,” tulis Zelensky, seraya menambahkan bahwa Kyiv akan menyampaikan dokumen yang disempurnakan dalam waktu dekat.

Zelensky memperjelas posisinya pada Senin (8/12/2025) malam dengan mengatakan kepada wartawan: “Tidak diragukan lagi, Rusia bersikeras agar kami menyerahkan wilayah. Jelas, kami tidak ingin menyerahkan apa pun. Itulah yang kami perjuangkan.” Ia menambahkan bahwa Ukraina tidak memiliki hak hukum maupun moral untuk melepaskan tanah.

MNC Peduli Salurkan Bahan Pokok hingga Pakaian untuk Korban Bencana di Tapanuli Utara

 MNC Peduli Salurkan Bahan Pokok hingga Pakaian untuk Korban Bencana di Tapanuli Utara

CEO MNC Peduli Angela Tanoesoedibjo bersama korban bencana di Tapanuli Utara

MNC Peduli berkomitmen untuk membantu memulihkan kondisi warga terdampak banjir di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar pada Minggu 7 Desember 2025.

Bantuan diserahkan langsung oleh CEO MNC Peduli, Angela Tanoesoedibjo, yang didampingi Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen dalam memulihkan kondisi masyarakat pascabencana.

“Ya, jadi kami dari MNC Peduli dan iNews Media Group turun langsung ke Sumatera Utara,” kata Angela saat ditemui di sela-sela penyaluran bantuan.

Angela menjelaskan bahwa tim MNC Peduli terlebih dahulu menelusuri kebutuhan warga sebelum menyalurkan bantuan, sehingga bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penyintas banjir.

“Selain kebutuhan dasar seperti bahan pokok makanan, yang sangat diperlukan ternyata perlengkapan higienis, seperti baju, pakaian dalam, dan lain sebagainya. Jadi kami membawa itu semua,” tutur Angela.

Jp500 Login