Kemenperin perkuat sertifikasi manajemen industri pacu produktivitas

Kemenperin perkuat sertifikasi manajemen industri pacu produktivitas

Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong dilakukannya sertifikasi kompetensi bagi manajemen industri di Tanah Air sebagai langkah strategis dalam menyiapkan transformasi digital yang mampu memacu produktivitas.

‎Kepala BSKJI Kemenperin Andi Rizaldi di Jakarta, Selasa menjelaskan, dari hasil penelitian yang dirilis McKinsey and Company bahwa digitalisasi bisa mendongkrak pendapatan sebesar 120 miliar dolar AS yang diperoleh dari hasil ekonomi Indonesia pada tahun 2025.

‎Sekitar seperempat dari angka tersebut, atau 34 miliar dolar AS akan dihasilkan oleh sektor industri manufaktur.

‎“Sebagai konsekuensi, sekitar 20 persen tenaga kerja di Indonesia perlu dilatih ulang atau reskilling. Perusahaan-perusahaan di Indonesia perlu menyiapkan tenaga kerjanya untuk membantu perusahaan memulai perjalanan industri 4.0 mereka,” kata Andi.

Disampaikannya, dalam penguatan‎ standardisasi ini, pihaknya memiliki program National Lighthouse Industri 4.0 yang merupakan program nasional dengan tujuan menjadikan perusahaan-perusahaan unggulan sebagai contoh nyata penerapan teknologi manufaktur digital.

Perusahaan yang meraih predikat ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik terbaik transformasi digital, yang mampu menginspirasi dan menstimulasi kemajuan industri nasional secara lebih luas.

‎Kepala BSKJI menyampaikan, National Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia memiliki dampak positif signifikan bagi sektor industri manufaktur, yaitu peningkatan produktivitas 5-22 persen, penurunan biaya produksi sebesar 3-78 persen, dan peningkatan efisiensi energi sebesar 4-40 persen.

‎“Perusahaan yang menjadi National Lighthouse Industri 4.0 menunjukkan peningkatan inovasi, yang tercermin dalam kenaikan peringkat Global Innovation Index (GII) Indonesia. Saat ini, Indonesia meraih peringkat ke-54 dari 133 negara dalam GII 2024,” ujarnya.

‎Andi menegaskan, pengembangan kompetensi SDM menjadi kunci dalam percepatan transformasi digital di sektor industri manufaktur. Teknologi tanpa kesiapan manusia hanya akan menjadi aset yang tidak termanfaatkan. Oleh karena itu, sertifikasi ini penting untuk memastikan para manajemen memiliki kompetensi dalam memimpin perubahan menuju industri 4.0.

‎Sertifikasi kompetensi bagi manajemen transformasi industri 4.0 ini menyasar para profesional yang memiliki peran strategis di dalam perusahaan, khususnya dalam hal pengambilan keputusan, perencanaan transformasi, dan pengelolaan proyek digitalisasi.

‎Adapun materi sertifikasi mencakup pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep kunci industri 4.0, penyusunan roadmap digital, penguatan manajemen perubahan, serta strategi dan evaluasi terhadap integrasi teknologi digital dalam proses bisnis.

‎“Kegiatan ini juga mendukung pencapaian indikator dalam Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), yaitu sebuah alat ukur kesiapan industri dalam menghadapi era digital,” kata Andi.

Dari lima pilar utama yang menjadi indikator INDI 4.0, pilar manajemen dan organisasi menjadi fondasi penting yang menentukan keberhasilan transformasi digital.

‎“Manager kompeten tentunya akan mampu menyelaraskan visi perusahaan dengan implementasi teknologi, serta membangun budaya organisasi yang adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.

BP Haji: Arab Saudi minta Indonesia sesuaikan kebijakan baru

BP Haji: Arab Saudi minta Indonesia sesuaikan kebijakan baru

Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf mengatakan Pemerintah Arab Saudi meminta Indonesia untuk segera menyesuaikan jadwal dan kebijakan baru terkait pelaksanaan ibadah haji musim 2026.

“Pemerintah Arab Saudi meminta agar seluruh pemangku kepentingan di Indonesia menyesuaikan diri dengan jadwal baru dan mematuhi tahapan yang telah ditetapkan,” kata Mochamad Irfan Yusuf di Kota Padang, Selasa.

BP Haji terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk membahas persiapan haji 2026, termasuk menyesuaikan kebijakan baru hingga timeline teknis yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan untuk menghindari kendala dan menyempurnakan pelayanan haji 2026.

“Sesuai jadwal Pemerintah Arab Saudi, Agustus nanti sudah mulai berkontrak,” ujarnya.

Menurut Gus Irfan, dengan akan disahkannya penyelenggaraan haji oleh BP Haji, lembaga setingkat kementerian tersebut berkomitmen penuh dan menaruh perhatian serius terhadap kualitas layanan jamaah haji musim 1447 Hijriah.

Saat ini, sambung dia, BP Haji terus mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haji, sehingga bisa melanjutkannya pada proses persiapan penyelenggaraan haji musim berikutnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Ranah Minang, Gus Irfan berharap perguruan tinggi di Indonesia mengambil peran penting serta berkontribusi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 2026.

“BP Haji sangat berharap adanya peran dan kontribusi perguruan tinggi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji yang mulai diselenggarakan BP Haji pada 2026,” ucap Gus Irfan.

Ia menambahkan BP Haji pernah menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan membahas pelaksanaan ibadah haji yang bisa berdampak kepada perekonomian masyarakat. Ke depannya, hal yang sama juga bisa dilakukan BP Haji dengan perguruan tinggi di Ranah Minang.

Kerja sama antara BP Haji dengan perguruan tinggi, misalnya bagaimana kampus mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya di bidang kuliner menyiapkan kebutuhan jamaah haji. Sebagai contoh, UMKM didorong memproduksi rendang ke Arab Saudi untuk kebutuhan jamaah haji.

UMKM Sumbar bisa didorong untuk memproduksi rendang dikirim ke Arab Saudi. Sebab, selama ini yang dirasakan jamaah, lauknya rendang tapi rasa kari,” kata dia.

Pembalap tuan rumah Paret-Peintre menangi etape 16 Tour de France

Pembalap tuan rumah Paret-Peintre menangi etape 16 Tour de France

Pembalap tuan rumah Valentin Paret-Peintre meraih kemenangan etape perdananya di Tour de France 2025 setelah menyelesaikan etape ke-16 dengan finis pertama di puncak Mont Ventoux, Selasa.

Paret-Peintre mencatatkan waktu 4 jam 3 menit 19 detik, untuk sedikit unggul atas Ben Healye yang juga mencatatkan waktu yang sama. Pembalap Soudal Quick-Step, Paret-Peintre, menaklukkan tanjakan sepanjang 15 km menuju puncak berketinggian 1.910 meter dan mengungguli Healy dalam duel ketat menuju garis finis.

Sementara itu, pertarungan klasemen umum kembali menyita perhatian ketika Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike) melancarkan serangan terhadap pemimpin klasemen Tadej Pogacar (UAE Team Emirates).

Meski sempat tertinggal di awal tanjakan, Pogacar kemudian berhasil bertahan dan bahkan memperlebar keunggulan atas Vingegaard dengan tambahan dua detik.

Vingegaard memulai serangannya saat tersisa jarak 9 km menuju puncak. Namun upayanya belum cukup memangkas defisit waktu yang pada awal etape mencapai 4 menit 13 detik.

Dengan hasil ini, maka Pogacar semakin kokoh di puncak klasemen umum Tour de France edisi ke-112.

Etape ke-16 yang melewati Mont Ventoux kembali menghadirkan drama di salah satu tanjakan paling legendaris dalam sejarah Tou de France. Gunung ini sebelumnya menjadi saksi beberapa momen ikonik, seperti insiden Chris Froome yang berlari tanpa sepeda dan peristiwa tragis meninggalnya Tom Simpson pada 1967.

Kemenangan Paret-Peintre sekaligus menjadi yang pertama bagi pembalap tuan rumah di Tour de France 2025, yang seluruh rutenya digelar di wilayah Prancis.

Tour akan berlanjut ke etape ke-17, Rabu (23/7), dengan rute sejauh 170 km menuju Valence.

Etape ini diperkirakan menjadi ajang adu cepat para sprinter, termasuk antara Tim Merlier yang telah memenangi dua etape, dan pemegang kaus hijau Jonathan Milan. Namun prakiraan angin kencang hingga 50 km/jam berpotensi mengubah jalannya perlombaan.

Hasil etape 16 Tour de France:

1. Valentin Paret-Peintre (Soudal Quick-Step): 4 jam 3 menit 19 detik

2. Ben Healy (EF Education-Easypost): 4 jam 3 menit 19 detik

3.Santiago Buitrago (Bahrain Victorious): 4 jam 3 menit 23 detik

4. Ilan Van Wilder (Soudal Quick-Step): 4 jam 3 menit 33 detik

5. Tadej Pogacar (UAE Team Emirates XRG): 4 jam 4 menit 2 detik

6. Jonas Vingegaard (Team Visma | Lease a Bike): 4 jam 4 menit 2 detik

7. Enric Mas (Movistar Team): 4 jam 4 menit 8 detik

8. Julian Alaphilippe (Tudor Pro Cycling Team): 4 jam 4 menit 10 detik

9. Primoz Roglic (Red Bull – Bora – Hansgrohe): 4 jam 4 menit 12 detik

10. Florian Lipowitz (Red Bull – Bora – Hansgrohe): 4 jam 4 menit 13 detik

Klasemen umum

1. Tadej Pogacar (UAE Team Emirates XRG): 58 jam 24 menit 46 detik

2.Jonas Vingegaard (Team Visma | Lease a Bike): 58 jam 29 menit 1 detik

3. Florian Lipowitz (Red Bull – Bora – Hansgrohe): 58 jam 33 menit 49 detik

4. Oscar Onley (Team Picnic PostNL): 58 jam 35 menit 50 detik

5. Primoz Roglic (Red Bull – Bora – Hansgrohe): 58 jam 36 menit 28 detik

6. Kevin Vauquelin (Arkea – B&B Hotels): 58 jam 38 menit 6 detik

7. Felix Gall (Decathlon AG2R La Mondiale Team): 58 jam 39 menit 36 detik

8. Tobias Johannessen (Uno-X Mobility): 58 jam 41 menit 47 detik

9. Ben Healy (EF Education – EasyPost): 58 jam 42 menit 38 detik

10. Carlos Rodriguez (Ineos Grenadiers): 58 jam 45 menit 51 detik

Dana AUM dari DBS Treasures Private Client naik “double digit”

Dana AUM dari DBS Treasures Private Client naik "double digit"

Dana kelolaan/Asset Under Management (AUM) dari PT Bank DBS Indonesia meningkat double digit menjadi 17,8 persen year on year (yoy) per Mei 2025.

Salah satu penopang kinerja bisnis DBS Treasures Private Client adalah asuransi dan investasi yang meningkat 18,6 persen yoy, diiringi kenaikan jumlah rekening tercatat sebesar 5,2 persen.

“Double digit itu high double digit. Kenapa? Karena kita juga menyiapkan produk-produk apa, solusi apa tepatnya, dan service apa yang kira-kira memang pas untuk segmen private client,” kata Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), populasi high-net-worth-individuals (HNWI) di Indonesia dengan jumlah rekening yang memiliki simpanan di atas Rp5 miliar pada Mei 2025 naik 3,56 persen dibandingkan dengan Mei 2024, dan nominal simpanan meningkat 4,38 persen.

Kekayaan tersebut yang akan beralih dari generasi pendiri ke generasi berikutnya, dinilai tak hanya menuntut kesiapan finansial, tetapi juga kesiapan wawasan dan visi jangka panjang.

Karena itu, pihaknya melalui private banking DBS Treasures Private Client berupaya menjadi mitra terpercaya lintas generasi yang mendukung generasi pertama dan generasi penerus agar tangguh perluas ekspansi berkelanjutan.

“Peran DBS untuk membantu tidak hanya memberikan solusi finansial untuk personal, tapi juga untuk perusahaan para nasabah kami,” ungkap Melfrida.

Hasil PwC’s Global NextGen Survey 2024 mencatat generasi penerus semakin menyadari urgensi transformasi dalam tata kelola dan arah strategis bisnis keluarga. Mereka ingin membawa praktik manajemen yang lebih profesional dan modern, mendorong diversifikasi produk dan layanan, serta membuka peluang ekspansi ke pasar internasional.

Perubahan pola pikir ini menjadi tanda pergeseran budaya dari sekadar mewarisi bisnis, menjadi keinginan untuk mentransformasikan bisnis agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

Hal tersebut selaras dengan temuan studi Customer Immersion untuk segmen private banking yang dilakukan DBS Treasures Private Client pada 2024.

Secara umum, nasabah menghadapi tantangan menyikapi kompleksitas informasi dan kesibukan sehari-hari sebagai pengusaha dalam upaya meningkatkan kesuksesan bisnis dan nilai aset. Mereka juga harus mempersiapkan generasi penerus, yang masih ragu dalam melanjutkan bisnis dengan adanya ragam perubahan pesat seperti perkembangan zaman, tren terkini, serta inovasi teknologi.

Di sisi lain, generasi penerus memiliki wawasan dan ide untuk berinovasi, sehingga bisnis bisa bertumbuh pesat. Namun, kapabilitas mereka perlu dibuktikan dalam menjalankan peran sebagai penerus seiring kebutuhan terhadap inovasi baru untuk melanjutkan bisnis tersebut.

Karena itu, DBS Treasures Private Client berkomitmen menjadi mitra terpercaya lintas generasi agar nasabah dan penerus dapat tangguh perluas ekspansi berkelanjutan melalui tiga pilar utama, yaitu keahlian global dengan perspektif Asia, dialog ahli didukung koneksi strategis, dan jaringan se-Asia dengan keistimewaan menyeluruh.

Waktu tunggu pengambilan obat di DKI diupayakan jadi 30 menit

Waktu tunggu pengambilan obat di DKI diupayakan jadi 30 menit

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengupayakan waktu tunggu untuk pengambilan obat di rumah sakit dapat ditekan hingga 30 menit, agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat.

“Standar indikator yang minimal waktu tunggu di farmasi itu satu jam. Jadi, kita pasti akan menuju ke sana (30 menit),” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, Selasa.

Ani mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus berupaya untuk menekan waktu tunggu pelayanan farmasi pada rumah sakit di bawah Dinas Kesehatan.

Menurut dia, ketika waktu tunggu pengambilan obat dapat ditekan seminimal mungkin maka baik bagi pasien dan antrean farmasi bisa berkurang.

“Memang pelayanan obat itu ada beberapa kriteria. Ada obat yang butuh cukup lama pengerjaannya, obat untuk anak-anak, obat untuk ibu hamil yang benar-benar memang butuh waktu lebih lama,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini Dinkes DKI Juga sedang melakukan uji coba di beberapa rumah sakit terkait pelayanan farmasi yaitu dengan adanya antar obat kepada pasien sehingga mereka tidak perlu menunggu di rumah sakit.

“Kita sudah memberikan layanan antar obat, selain itu kita juga intervensi lewat ‘e-medical record’ (rekam medis elektronik). Jadi, data pasien sudah diketahui,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Yudha Permana mengatakan bahwa saat ini ada beberapa rumah sakit yang waktu tunggunya untuk pengambilan obat bagi pasien bisa 3-5 jam.

Untuk itu, ia meminta supaya waktu tunggu dapat dipangkas menjadi 30 menit dengan mengubah sistem pelayanan kepada masyarakat.

“Pakai sistem antar obat ke rumah. Bekerja sama dengan aplikasi atau bisa antar barang atau paket ke rumah. Karena kalau harus menunggu 3-5 jam, kasihan pasien lansia, bayi atau anak kecil,” katanya.

Koperasi Merah Putih diharapkan atasi masalah barang mahal dan langka

Koperasi Merah Putih diharapkan atasi masalah barang mahal dan langka

Beberapa warga desa di Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, berharap Koperasi Desa Merah Putih, yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (21/7), dapat mengatasi masalah barang-barang kebutuhan yang dalam waktu-waktu tertentu langka dan mahal.

Tidak hanya itu, beberapa warga itu juga berharap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak roda perekonomian desa dan wilayah sekitarnya.

“Saya harap (barang kebutuhan yang dijual di Koperasi Merah Putih, red.) harganya lebih murah, bisa terjangkau masyarakat kecil,” kata Aseh, seorang ibu warga Desa Jetis Boto saat ditemui pada sela-sela acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Klaten, Senin, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa dini hari.

Harapan lain disampaikan oleh seorang ibu lainnya, warga Desa Mendangan, Yunika. Dia berharap praktik-praktik berdagang yang curang dan tidak sehat tidak lagi ditemukan setelah ada Koperasi Desa Merah Putih.

“Penjual yang curang-curang biar ke depannya lebih baik lagi. Harganya lebih miring (terjangkau, red.), biar rakyat-rakyat yang pedagang bisa dapat harga yang lebih murah daripada sudah ke tangan beberapa,” kata Yunika berkomentar soal rantai distribusi barang yang diharapkan semakin pendek dari produsen ke konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, Yunika kemudian bercerita selama ini, terutama pada masa-masa tertentu, harga barang kebutuhan sehari-hari cenderung fluktuatif, bahkan beberapa ada yang langka.

“Kita aja masih nyari gas melon susah lho. Kadang kita dapat harga Rp25.000 (per tabung), ada yang Rp30.000. Biasanya harganya yang normal Rp18.000,” sambung dia.

Oleh karena itu, adanya Koperasi Desa Merah Putih, yang juga tersedia di Desa Bentangan, Klaten, dapat menjawab permasalahan sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat desa.

“Saya terima kasih banyak kepada Bapak Prabowo Subianto, sudah mendirikan Koperasi Merah Putih ini di Desa Bentangan. Semoga Bapak sehat selalu untuk ke depannya selalu dimurahkan rezekinya,” kata Yunika.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Bentangan Bambang Gunarsa menyebut koperasi yang ada di desanya itu bermitra dengan sejumlah BUMN untuk menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok.

“Kebutuhan sehari-hari warga masyarakat di desa kami Insya Allah bisa terpenuhi di koperasi ini,” kata Bambang.

Dia menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih Bentangan saat ini memiliki enam jenis gerai layanan, yaitu klinik, apotek, simpan pinjam, sembako, LPG, pupuk, dan layanan PT Pos.

Untuk harga barang di Koperasi Desa Merah Putih Bentangan dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Seperti contoh LPG kita jual dengan HET, termasuk pupuk juga demikian. Dengan harga sesuai dengan HET Insyaallah bisa bersaing dengan toko-toko di sekitar koperasi,” ujar Bambang.

Bambang kemudian berharap keberadaan koperasi dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami dengan adanya koperasi Merah Putih ini bisa menyejahterakan warga masyarakat desa pada umumnya, termasuk juga pengurus dan anggotanya bisa lebih sejahtera,” kata dia.

KP2MI dorong penempatan ke Singapura di Forum Bisnis Apjati-AEA

KP2MI dorong penempatan ke Singapura di Forum Bisnis Apjati-AEA

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendorong sinergi penempatan pekerja migran Indonesia ke Singapura melalui Bilateral Forum Agency.

“Singapura akan selalu menjadi negara tujuan penting, baik bagi pekerja migran domestik maupun caregiver asal Indonesia,” ujar Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, saat konferensi pers di Jakarta, Senin (21/7), sebagaimana keterangan KP2MI.

Christina mengapresiasi Bilateral Forum Agency yang diselenggarakan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) dan melibatkan Asosiation of Employement Agencies (AEA) dari Singapura.

Menurutnya, forum yang mempertemukan pelaku usaha sektor penempatan pekerja migran di Indonesia dan Singapura itu menjadi ruang strategis guna membahas tantangan aktual, sekaligus mencari solusi bersama untuk perbaikan tata kelola penempatan pekerja migran ke depan.

Christina juga menegaskan kementeriannya terbuka terhadap masukan dari pelaku usaha.

Dia juga ingin penempatan di Singapura bisa berjalan dengan baik, dan perlindungan bagi pekerja migran tetap terjamin.

Selain itu, Christina juga menyoroti rencana pembentukan kelompok kerja bersama yang menjadi inisiatif dari Forum Bilateral Apjati dan AEA Singapura tersebut.

Ke depan, Christina juga ingin mendorong agar ada kerja sama bilateral yang lebih formal antar pemerintah, Indonesia dan Singapura.

“Forum ini diharapkan menjadi landasan awal bagi terbentuknya sinergi yang lebih kuat antara pelaku usaha penempatan tenaga kerja kedua negara, sekaligus membuka peluang peningkatan jumlah penempatan PMI ke Singapura secara aman dan legal,” imbuh Christina.

Sementara itu, Ketua Umum Apjati Said Saleh Alwaini menambahkan bahwa forum bilateral itu penting untuk menjawab tantangan yang selama ini dihadapi dalam penempatan pekerja migran ke Singapura.

“Hari ini kita melakukan bilateral forum, B2B antara Apjati dan AEA Singapura. Agendanya membangun kolaborasi dan mendiskusikan skema-skema terbaik serta paling mutakhir untuk penempatan pekerja migran ke Singapura, terutama di sektor domestik,” ujar Said.

Said menilai forum itu tidak hanya membahas peningkatan jumlah penempatan, tetapi juga perlindungan yang lebih optimal bagi pekerja migran Indonesia.

Salah satunya, kata dia, adalah rencana pembentukan kelompok kerja bersama yang akan merumuskan rekomendasi dan saran kepada pemerintah Indonesia dan Singapura.

“Semuanya untuk peningkatan jumlah penempatan, tanpa mengesampingkan perlindungan pekerja migran kita yang ditempatkan di Singapura,” demikian katanya.

Kemlu RI, Danantara perkuat sinergi diplomasi ekonomi

Kemlu RI, Danantara perkuat sinergi diplomasi ekonomi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memperkuat sinergi dalam melaksanakan diplomasi ekonomi Indonesia.

Menurut pernyataan tertulis Kemlu RI, Senin, Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha C. Nasir menggarisbawahi bahwa penguatan sinergi tersebut antara lain melalui pembentukan mekanisme koordinasi reguler guna memastikan keselarasan prioritas investasi dan strategi diplomasi.

“Keberadaan Danantara sangatlah selaras dengan tugas pokok dan fungsi Kemlu sebagai penjuru diplomasi ekonomi Indonesia. Untuk itu, sinergi dan dukungan diplomasi Indonesia terhadap Danantara merupakan suatu keniscayaan,” kata Wamenlu RI yang akrab disapa Tata itu.

Wamenlu RI itu menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan arahan Peran Strategis Diplomasi Indonesia untuk Mendukung BPI Danantara dalam Penguatan Ekonomi Indonesia di Jakarta.

Danantara juga berpotensi dalam mendukung diplomasi Indonesia di sektor kerja sama pembangunan melalui investasi pembangunan yang strategis di negara berkembang.

Pernyataan Kemlu RI itu menegaskan bahwa sinergi tersebut juga perlu tetap memperhatikan kepatuhan terhadap norma dan hukum internasional yang berlaku.

Arrmanatha juga menyampaikan amanat dari Menteri Luar Negeri RI Sugiono kepada Kepala Perwakilan dan diplomat Indonesia di seluruh dunia untuk mendukung Danantara secara maksimal, proaktif dan agresif mencari peluang kerja sama, mengidentifikasi potensi dan mewujudkan investasi strategis Danantara di negara sahabat.

“Saya mengajak bapak ibu di Kemlu, Danantara, dan di seluruh Perwakilan RI untuk berkolaborasi erat dalam merealisasikan apa yang menjadi visi Presiden RI melalui Danantara,” ujar Tata.

Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai upaya, di antaranya koordinasi secara berkala dengan melibatkan Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan Kemlu RI yang akan berfokus dalam mendorong diplomasi ekonomi.

Sementara itu, Kepala Investasi (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menyoroti pentingnya kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan internasional dalam mendukung misi Danantara, termasuk akses terhadap rekan investor dan permodalan.

“Para Duta Besar RI di luar negeri adalah eyes and ears bagi Danantara dalam memperluas kemitraan dan akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan know-how,” kata Pandu.

Kemlu RI dan Danantara akan terus memperkuat kolaborasi dan sinergi untuk mendukung terwujudnya visi Indonesia Maju dan memastikan Danantara dikenal dan dipercaya sebagai sovereign wealth fund (SWF) kelas dunia.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara adalah badan pengelola investasi strategis yang mengonsolidasikan dan mengoptimalkan investasi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk mencapai tujuan strategisnya, Danantara berkomitmen untuk mendorong transformasi ekonomi dengan pendekatan profesional dan menerapkan tata kelola yang baik.

Danantara juga berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi aset, menarik investasi global, dan memperkuat daya saing Indonesia di sektor strategis sehingga menciptakan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kejagung tetapkan delapan tersangka baru dalam kasus Sritex

Kejagung tetapkan delapan tersangka baru dalam kasus Sritex

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank BJB, PT Bank DKI Jakarta, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usaha.

“Pada hari ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi yang dipanggil. Penyidik berkesimpulan, telah melakukan gelar perkara juga, menetapkan delapan orang tersangka,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Nurcahyo Jungkung Madyo di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Selasa dini hari.

Delapan tersangka itu adalah AMS (Allan Moran Severino) selaku Direktur Keuangan PT Sritex periode 2006–2023, BFW (Babay Farid Wazadi) selaku Direktur Kredit UMKM merangkap Direktur Keuangan Bank DKI Jakarta 2019–2022, PS (Pramono Sigit) selaku Direktur Teknologi Operasional Bank DKI Jakarta 2015–2021, dan YR (Yuddy Renaldi) selaku Direktur Utama Bank BJB 2019–Maret 2025.

Kemudian, BR (Benny Riswandi) selaku Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB 2019–2023, SP (Supriyatno) selaku Direktur Utama Bank Jateng 2014–2023, PJ (Pujiono) selaku Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2017–2020, dan SD (Suldiarta) selaku Kepala Divisi Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2018–2020.

Nurcahyo mengatakan bahwa kedelapan tersangka tersebut telah menyalahi ketentuan pemberian dan penggunaan kredit dari ketiga bank tersebut.

Untuk selanjutnya, tersangka AMS dan BR ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Lalu, tersangka BFW dan PS ditahan di Rutan Salemba. Kemudian, tersangka PJ, SD, dan SP ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Sedangkan tersangka YR menjadi tahanan kota karena alasan kesehatan. Para tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan.

Dengan ditetapkannya sembilan tersangka baru, maka penyidik telah menetapkan 12 tersangka dalam kasus pemberian kredit ini.

Adapun sebelumnya, Kejagung telah menetapkan tiga tersangka, yaitu DS (Dicky Syahbandinata) selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank BJB tahun 2020, ZM (Zainuddin Mappa) selaku Direktur Utama PT Bank DKI Jakarta tahun 2020, dan ISL (Iwan Setiawan Lukminto) selaku Direktur Utama PT Sritex pada tahun 2005—2022.

KAI Daop 6 catat 117.312 wisman gunakan KA selama Semester I 2025

KAI Daop 6 catat 117.312 wisman gunakan KA selama Semester I 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 117.312 wisatawan mancanegara (wisman) menggunakan layanan kereta api (KA) selama Januari hingga Juni atau Semester I 2025.

“Ini menjadi indikator bahwa KAI adalah transportasi publik yang andal dan berstandar internasional yang semakin diminati khususnya warga negara asing,” ujar Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Senin.

Feni mengatakan tingginya minat wisatawan asing tidak lepas dari kenyamanan, kemudahan akses, dan integrasi layanan KA dengan berbagai destinasi unggulan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

“Sebagai salah satu pintu gerbang menuju berbagai destinasi budaya dan alam di wilayah Yogyakarta, kami optimistis KAI Daop 6 akan terus menjadi pilihan utama wisatawan dalam menikmati keindahan dan keragaman budaya Indonesia,” katanya.

Menurut dia, wisatawan asing yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 6 terutama berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Eropa.

Ia mengatakan layanan kereta api kini semakin dilirik karena memenuhi kebutuhan wisatawan akan moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Adapun stasiun dengan volume keberangkatan dan kedatangan penumpang WNA terbanyak selama Semester I 2025 adalah Stasiun Yogyakarta yang masing-masing sebanyak 47.200 penumpang berangkat dan 45.693 penumpang datang.

Dua stasiun lain yang juga mencatat volume tinggi yakni Stasiun Solo Balapan dengan 5.444 penumpang berangkat dan 5.255 penumpang datang serta Stasiun Lempuyangan yang mencatat 4.341 penumpang berangkat dan 4.239 penumpang datang.

Untuk mendukung pelayanan wisatawan asing, Daop 6 juga terus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital, termasuk pengembangan aplikasi pemesanan tiket dalam versi bahasa Inggris, kata Feni.

KAI juga menyediakan informasi wisata di stasiun dan melatih “frontliner” agar mampu melayani penumpang asing dengan baik.

Feni mengatakan KAI Daop 6 secara aktif bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan program promosi serta kemudahan akses transportasi menuju destinasi unggulan.